Satpol Air Polres Tanjungbalai Gagalkan Penyelundupan Ribuan Batang Kayu Bakau ke Malaysia

Rabu, 13 Januari 2016 | 18:53:31

Tanjungbalai (SIB)- Satuan Polisi Air (Satpol Air) Polres Tanjungbalai, Senin (11/1) dinihari berhasil menggagalkan penyelundupan ribuan batang kayu bakau di perairan Asahan.

Ribuan batang kayu bakau rencananya akan diselundupkan ke Malaysia menggunakan dua kapal kayu KM Berkah Utama GT 10 No 347/PHB/S7 dinakhodai S warga Rokan Hilir (Rohil) Riau dan KM Feby Utama GT 6 No 326/PHB/S7 dinakhodai B warga Rohil.

Tiga ABK kedua kapal yang berhasil dikonfirmasi SIB, Selasa (12/1) di Masatpol Air Polres Tanjungbalai, Syamsuri, Jumarit dan Ahmad mengaku warga Rohil, Riau. “Kami warga Rohil Riau. Rencananya kayu bakau ini mau dibawa ke Malaysia,” ujar ketiga ABK kepada SIB dan sejumlah wartawan.

Ketiga ABK membenarkan bahwa kedua kapal kayu tersebut mengangkut 3000 batang kayu dari dalam hutan bakau di Desa Sei Sembilang Kecamatan Sei Kepayang Timur, Asahan.

“Kami ambil dari dalam sungai di tengah hutan bakau di Sei Sembilang. Ukuran kayu panjang 3 meter dengan diameter 5 cm. Kami ditangkap saat keluar dari sungai sekira pukul 4 pagi,” terang Syamsuri dan Ahmad.

Berdasarkan pengakuan ABK kepada wartawan, dalam sebulan penyelundupan kayu bakau ke Malaysia berlangsung hingga enam kali. “Saya baru sekali ini ikut, tapi biasanya enam kali dapatlah sebulan dibawa ke daerah Klang Malaysia,” tutur ABK kapal kayu sembari menambahkan kedua nakhoda kapal berinisial B dan S.

Terungkap dari pengakuan ABK selama ini kegiatan gelap penyelundupan kayu bakau berjalan mulus bahkan melibatkan sarana angkutan lebih besar dari kedua kapal yang ditumpangi ABK. “Ada yang lebih besar hingga bertonase 80 ton. Rencananya dibawa ke Klang Malaysia, tapi tak tahu mau dijual ke siapa, kami hanya makan gaji saja,” ujar salah seorang ABK kepada SIB.

Kasat Pol Air Polres Tanjungbalai AKP Bakhdaruddin saat dikonfirmasi SIB, via telepon seluler membenarkan penangkapan kedua kapal dan ribuan batang kayu bakau. Namun Bakhdar belum bersedia memberikan identitas nakhoda dan jumlah kayu yang disita.

Masih diperiksa, gak tahu berapa jumlahnya kayunya kan masih diangkut,” kata Bakhdar kepada SIB.

Hingga Selasa petang sejumlah buruh bongkar muat masih melakukan pembongkaran kayu bakau dari dalam kapal ke Markas Satuan Polisi Air Polres Tanjungbalai.(D19/d)

Sumber: http://hariansib.co

Editor's choice